Jumat, 18 Maret 2011

MACAM-MACAM MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF LEARNING


1.    Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share
Dalam pembelajaran ini, guru mengajukan pertanyaan atau isu dan meminta setiap siswa memikirkan jawaban atau penjelasannya. Selanjutnya, siswa diarahkan untuk berpasangan dan mendiskusikan jawaban atau penjelasan tadi. Pasangan siswa akhirnya diminta menyampaikan kepada seluruh siswa secara klasikal hal yang telah didiskusikan dalam pasangan mereka.
2.    Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw
Dalam pembelajaran ini, berbagai materi disajikan kepada siswa dalam bentuk teks, dan setiap siswa dalam kelompok bertanggung jawab mempelajari satu porsi materi. Anggota tim yang berbeda dan memiliki materi sama berkumpul membentuk tim ahli untuk belajar dan saling membantu mempelajari materi tersebut. Mereka lalu kembali kekelompok awal dan menjelaskan sesuatu yang telah mereka pelajari dalam pertemuan tim ahli.
3.    Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions
Pembelajaran ini adalah pembelajaran kooperatif yang mengelompokkan siswa dalam tim pembelajaran. Guru mempresentasikan pembelajaran dan siswa dalam tim bekerja untuk memastikan bahwa seluruh anggota tim menuntaskan atau menguasai pelajaran itu. Seluruh siswa dikenai tugas individual dan mereka tidak boleh lagi saling membantu dalam menyelesaikan tugas tersebut.
4.    Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok
Dalam pembelajaran ini, siswa dikelompokkan secara heterogen, tapi bisa juga dikelompokkan berdasarkan pertemanan atau kesamaan minat tentang topik tertentu. Kelompok siswa kemudian memilih topik untuk diselidiki, melakukan penyelidikan yang mendalam atas topik yang dipilih itu. Selanjutnya menyiapkan laporan dan mempresentasikan laporannya kepada seluruh kelas.
5.    Model Pembelajaran Kooperatif Langsung
Guru mengajar selangkah demi selangkah untuk meningkatkan pengetahuan prosedural dan faktual siswa. Pembelajaran ini diterapkan dengan demonstrasi atau penjelasan yang dilakukan oleh guru dan dilanjutkan dengan kerja siswa terbimbing. Selanjutnya, umpan balik diberikan sebelum memberi siswa tugas yang diperluas.
6.    Model Pembelajaran Kooperatif Berbasis Masalah
Pembelajaran didahului dengan mengajukan permasalahan kepada siswa, kemudian mereka diarahkan untuk melakukan penelitian kelompok. Guru membantu kelompok mendapatkan informasi yang tepat dan menata laporan hasil penelitian untuk disampaikan kepada seluruh kelas. Terakhir, siswa dipandu untuk melakukan refleksi, analisis, dan evaluasi proses dan hasil penelitian siswa.
7.    Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament
Dalam pembelajaran ini, kinerja siswa tidak dinilai dengan kuis individual, tetapi dengan turnamen perbaikan akademik. Siswa mewakili timnya berlomba dengan anggota tim lain yang setara kinerja akademiknya berdasarkan hasil penelitian yang lalu. Siswa dari seluruh tingkat kinerja pada tiap kelompok mempunyai peluang yang sama untuk menyumbang poin bagi timnya jika mereka berbuat yang terbaik.
8.    Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered-Heads Together
Dalam pembelajaran ini, lebih banyak siswa dilibatkan dalam menelaah materi pelajaran. Setiap siswa dalam kelompok diberi nomor yang berbeda. Guru mengajukan pertanyaan dan siswa dalam kelompok kemudian menyatukan kepala dan memastikan bahwa setiap anggota kelompok mengetahui jawaban pertanyaan. Selanjutnya guru memanggil nomor tertentu dan dari semua siswa bernomor sama dari tiap kelompok yang mengangkat tangan, dipilih beberapa untuk menjawab kepada seluruh kelas

2 Komentar:

Pada 19 Maret 2013 23.34 , Blogger Edy Purnomo mengatakan...

Makasih. atas infonya.
saya tunggu kunjungan baliknya di banksoalcom.blogspot.com

 
Pada 22 Mei 2013 21.14 , Blogger lilik wahyu mengatakan...

trimakasih ,, Informasi ini sangat membantu saya..

 

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda